Pusat
Pendapatan Dan Pusat Biaya
Yang
dimaksudkan Pusat Biaya atau Cost Center adalah manajemen dari bagian suatu
perusahaan yang tugas utamanya adalah mengelola biaya di divisi masing-masing.
Jadi kepala dari manajemen tersebut dinamakan dengan manajer pusat biaya.
Kemudian anajer pusat biaya bertugas mengerjakan tugas atau kegiatan yang sudah
dianggarkan biayanya. Maka kegiatan yang dikerjakan berdasarkan biaya tersebut
kemudian dilaporkan dalam suatu laporan biaya. Sementara itu tanggung jawab
manajer pusat biaya hanya sebatas pada besarnya biaya yang diterimanya.
Tambahan
atau pengurangan anggaran biaya dari suatu cost center harus melalui
persetujuan top manajemen. Misalnya saja pusat biaya adalah bagian bengkel,
bagian keuangan, bagian SDM, bagian lab, bagian gudang, bagian hukum dsbnya.
Kemudian
Pusat Laba atau Profit Center adalah manajemen dari bagian suatu perusahaan
yang tugas utamanya adalah disamping mengelola biaya juga mengelola pendapatan
di divisi masing-masing. Sementara itu kepala dari manajemen tersebut dinamakan
dengan manajer pusat laba. Kemudian manajer pusat laba bertugas lebih otonom
daripada pusat biaya, dan manajer pusat laba mengerjakan tugas atau kegiatan
yang menyangkut bagiannya baik pendapatan maupun biayanya.
Jadi kegiatan
yang dikerjakan bertujuan untuk memaksimalisir perolehan laba di bagiannya.
Kebijakan khusus di bagiannya diperbolehkan sepanjang dapat meningkatkan
kinerja bagian tersebut. Sementara laporan yang disusun oleh manajer profit
center berupa laporan segmen. Yang dimaksudkan laporan segmen menyajikan
kinerja operasional di bagian atau center secara detail setiap segmen. Jadi
tanggung jawab manajer pusat laba sangat besar dan strategis bagi perusahaan
secara keseluruhan. Maka tambahan atau pengurangan anggaran biaya dari suatu
profit center harus melalui persetujuan dari investment center atau pemilik
perusahaan dengan memberikan investasi Contoh pusat laba adalah toko, outlet,
kantor cabang dsbnya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar