KARAKTERISTIK
SISTEM PENGENDALIAN MANAJEMEN (SPM)
SISTEM PENGENDALIAN MANAJEMEN (SPM)
Sistem :
Suatu kegiatan yang telah ditentukan caranya dan biasanya dilakukan
berulang-ulang
Ada dua sistem
(Marciariello) :
1. Sistem Formal >>>>>
Sesuai Kewenangan pada Struktur Organisasi
2. Sistem Informal
>>>> Hubungan pribadi tidak melibatkan Struktur
Organisasi
Pengendalian :
Proses penetapan standar, dengan menerima umpan balik yang berupa kinerja
sesungguhnya, dan mengambil tindakan yang diperlukan jika kinerja sesungguhnya
berbeda secara signifikan dengan apa yang telah direncanakan.
Manajemen :
Sebuah organisasi terdiri dari sekelompok orang yang bekerja bersama-sama
untuk mencapai tujuan tertentu bersama (dalam sebuah organisasi bisnis
tujuannya adalah mencapai tingkatan profit yang memuaskan).
Organisasi dipimpin oleh hierarki manajer, dengan Cllief Executive
Officer (CEO) pada posisi puncak, dan para manajer unit bisnis, departemen,
bagian (section), dan subunit lainnya yang peringkatnya berada di bawahnya
dalam diagram organisasi.
Pengendalian manajemen :
Proses di mana para manajer mempengaruhi anggota organisasi lainnya untuk
mengimplementasikan strategi organisasi.
Pengendalian manajemen terdiri atas bermacam kegiatan, di antaranya:
- Merencanakan apa
yang seharusnya dilakukan oleh organisasi.
- Mengkoordinasikan
kegiatan dari beberapa bagian organisasi.
- Mengkomunikasikan
informasi.
- Mengevaluasi
informasi.
- Memutuskan tindakan
apa yang seharusnya diambil jika perlu.
- Mempengaruhi
orang-orang untuk mengubah perilaku mereka
Pengendalian manajemen tidak memerlukan tindakan yang berhubungan dengan perencanaan yang ditentukan sebelumnya, seperti anggaran belanja (budget). Dengan kala lain, menyesuaikan diri dengan anggaran tidaklah terlalu baik, dan tidak menyesuaikan diri dari anggaran tidaklah buruk
Pengendalian manajemen tidak memerlukan tindakan yang berhubungan dengan perencanaan yang ditentukan sebelumnya, seperti anggaran belanja (budget). Dengan kala lain, menyesuaikan diri dengan anggaran tidaklah terlalu baik, dan tidak menyesuaikan diri dari anggaran tidaklah buruk
Sistem Pengendalian Manajemen (SPM) adalah suatu alat
atau cara yang terstruktur yang digunakan oleh manajer untuk memastikan bahwa
orang-orang yang diawasinya mengimplementasikan strategi yang dimaksudkan
Untuk menyusun sistem pengendalian, diperlukan pertimbangan kondisi :
1. Lingkungan eksternal (persaingan,
kebijakan pemerintah, keadaan ekosospol)
Lingkungan internal (dukungan CEO, pengendalian, budaya
organisasi)
2. Kecenderungan
Organisasi untuk lepas kendali (karakter karyawan, struktur
organisasi)
3. Kelengkapan sarana dan teknik pengendalian
Menurut Anthony-Govindarajan (2003)
Ada dua jenis pengendalian :
1. Pengendalian Formal
>>>>> Pengendalian sesuai Peraturan Tertulis
(UUD, Permenpan,
Surat Keputusan, SOP )
2. Pengendalian Informal >>>> Pengendalian
sesuai Peraturan yang Tidak
Tertulis (kebijakan, motivasi,
inspirasi)
Elemen-elemen Sistem Pengendalian
Pelacak (detector), informasi mengenai apa
yang sedang terjadi (alat pengamat)
Penilai (assessor), perbandingan informasi
tersebut dengan keadaan yang diinginkan.
Effector, melakukan koreksi terhadap perbedaan
signifikan antara keadaan aktual dengan keadaan yang diinginkan (alat
pengendali/modifikasi)
Jaringan Komunikasi, perangkat yang meneruskan informasi dari
detektor ® assessor ® efector
Tidak ada komentar:
Posting Komentar